Fasilitas Pondok Pesantren Gontor

Pesantren Gontor dikenal sebagai salah satu pesantren terbaik yang ada di Indonesia. Bahkan kalau saya teliti di Google, pesantren Gontor setiap bulan dicari 1000-10.000 pengunjung di Internet. Sehingga banyak yang ingin tahu seluk beluknya hingga persoalan fasilitas pondok pesantren Gontor baik putra maupun putri.

Banyak yang membayangkan bahwa fasilitas pesantren Gontor seperti Boarding School yang memberikan jaminan fasilitas layaknya penginapan. Oleh sebab itu di sini kami akan mereview fasilitas pesantren Gontor dari banyak sisi, seperti kamar di pondok pesantren Gontor hingga tempat makan.

Pertama yang akan kami ulas dari fasilitas pondok pesantren Gontor adalah kamar di Pondok Pesantren Gontor. Ukurannya sekitar 5 x 4 meter paling kecil, ada juga yang sampai 10 x 8 yang paling besar. Anda tahu berapa yang tinggal di dalamnya? Yang kamar kecil sekitar sepuluh orang. Kalau yang kamar besar bisa mencapai 35 orang. Artinya setiap satu orang mendapatkan tempat 2 meter persegi.

fasilitas pondok pesantren Gontor

Maka tempat tidur di pondok pesantren Gontor bukan seperti di Boarding School modern yang menggunakan ranjang bertingkat. Di Gontor, tempat tidurnya menggunakan kasur lipat setebal lima centi meter, atau lebih yang harus ditumpuk ketika semua sudah bangun tidur. Posisi tidur pun pada akhirnya terlihat seperti pengungsian, berjejer seperti ikan dijemur.

Jika Anda bertanya apakah tidur para santri nyenyak. Jawaban kami sangat nyenyak. Mereka rata-rata tertempa kelelahan yang sangat. Sehingga belum ada lima menit nempel di kasur sudah tertidur lelap. Bisa sampai bermimpi juga. Nyamuk di pondok pesantren Gontor meski banyak, tapi bingung mencari mangsa. Santri pun tidak terasa digigit.

Dari sini sedikit terbayang bahwa kamar di Gontor tidak memiliki kamar mandi di dalam. Semua di luar kamar. Jaraknya sekitar sepuluh meter dari kamar tidur. Bentuk kamar mandinya berjejer seperti layaknya di SPBU atau restoran-restoran bis besar. Yang ingin mandi harus antri dari lima menit hingga tiga puluh menit.

Baca: Tahfidz Quran di Pesantren Gontor

Kamar mandinya sangat standard, tidak ada shower, apalagi air hangat. Ukurannya pun hanya sekitar 1 x 1,5 meter. Bahkan beberapa kamar mandi baknya antar kamar mandi menyatu seperti kolam renang. Biasanya santri saling lempar sabun dari lubang celah kolam jika lupa membawanya.

Fasilitas pondok pesantren Gontor selanjutnya adalah tempat mencuci pakaian. Harus dipahami bahwa di Gontor tidak dilayani laundry, yang mau saja. Itu pun tidak diantar jemput seperti halnya boarding school modern mahal. Yang ingin ke laundry harus mengantar sendiri dan menjemput sendiri. Hanya sedikit santri yang demikian.

Sisanya mencuci sendiri di tempat wudlu masal. Biasanya setiap santri akan memiliki ember untuk merendam, kemudian mencuci bersama-sama ketika hari Jum’at. Atau jika sempat di waktu pagi mencuci satu dua tiga baju. Jika mencuci suasananya rame, bahkan ada yang mencuci satu gentong besar bertiga. Ada yang membilas, ada yang menjemur.

Mari kita lihat fasilitas pondok pesantren Gontor untuk belajar mengajar. Jika di sekolah-sekolah sekarang, hampir dipastikan semuanya kelas di bawah tiga puluh orang. Sangat jarang satu kelas berjumlah sebesar itu. Tapi di Gontor uniknya, semua kelas berjumlah empat puluh orang. Bangkunya pun panjang seperti zaman old, ditempati empat orang. Papan tulis pun masih menggunakan kapur di era sekarang yang sudah memakai LCD. Sehingga kelas terisi banyak santri yang heterogen.

Jangan pula berharap ada penyejuk ruangan dalam kelas. Kipas angina pun tidak ada. Hanya bermodal jendal saja dengan ventilasi berjeruji yang lebar-lebar. Sedikit panas di kelas menjadi hal yang sangat biasa. Namun demikian, anehnya santri masih bisa tidur nyeyak kalau jam istirahat di bangku-bangu sempit seperti murid saolin.

Fasilitas pondok pesantren Gontor adalah masalah makan. Pada faktor ini Gontor bisa dikatakan cukup baik mengelola. Bagaimana tidak, dengan biaya makan berkisar 300 ribuan, santri bisa makan tiga kali sehari dengan lauk yang cukup baik. Seminggu sekali ada lele, ada telur, ada ayam, sayur menjadi menu wajib, dll.

Namun demikian, pola makannya harus antri mengular membawa piring seperti di penjara. Tempat makan pun seperti di barak, di bangku-bangku sangat panjang dengan banyak orang. Kalau mau nambah nasi bisa sepuasnya. Jika lauk tidak cukup bisa beli di kantin.

Fasilitas yang jarang diketahui justru di bidang non akademik. Gontor dikenal sangat lengkap dan memfasilitasi setiap santri yang berkreasi. Di bidang olah raga semua ada, kecuali kolam renang. Mungkin karena santrinya terlalu banyak. Hanya di Gontor enam Magelang fasilitas pondok pesantren Gontor dilengkapi dengan kolam renang.

Stadion sepak bola ada, lapangan reguler ada dua, lapangan futsal tidak terhitung. Lapangan basket ada sekitar delapan. Dan lapangan-lapangan lainnya. Belum lagi ada studio musik yang jumlahnya tidak hanya satu. Untuk yang menyukai minat bakat, menulis, melukis, seni peran, disain, di pesantren ini kami jamin berkembang. Bahkan buktinya banyak penulis lahir dari pesantren ini seperti A. Fuadi dengan negeri lima menaranya.

Ini sekelumit tentang fasilitas pondok pesantren Gontor putra atau putri hampir mirip. Oleh sebab itu jika ingin mencari fasilitas pondok pesantren di Gontor bukan tempat yang tepat. Gontor memiliki prinsip untuk menghadapi kesuksesan harus mengetahui arti perjuangan kehidupan. Sehingga terbiasa dengan pola hidup yang sederhana sedari kecil.

Namun demikian dengan fasilitas pondok pesantren Gontor yang tergolong standard jika dibandingkan dengan lembaga pendidikan sejenis di era sekarang, santrinya tetap banyak yang kerasan. Alasannya, Gontor memupuk persahabatan dengan koloni-koloni yang berjumlah banyak di kamar, di kelas, di dapur, dan lain-lain.

Oleh sebab itu seringkali yang memasukkan santri ke Gontor adalah anak atau saudara dari alumni pondok yang berdiri pada tahun 1926. Sehingga mereka rata-rata sudah yakin meski fasilitas pondok pesantren Gontor biasa saja.

 

One Reply to “Fasilitas Pondok Pesantren Gontor”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *