Kehidupan Santri Pesantren Darul HIkam Mojokerto

Seluruh orang tua ingin yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk masalah pendidikan. Dari sana, harapan terbesar orang tua agar anak mereka menjadi pribadi yang beriman, taat dan patuh kepada agama, bangsa dan kedua orang tuanya. Adalah pondok pesantren menjadi salah satu alternatif yang dewasa ini kian menjadi favorit orang tua.

Namun sebelum itu, calon dan wali santri perlu benar-benar memahami latar belakang, visi dan misi pondok yang ingin dituju. Sehingga paham nilai dan output seperti yang bakal dicetak kepada sang anak. Jangan sampai di tengah perjalanan ketika sudah masuk, Anda baru kecewa dan kurang puas. Khususnya dengan kurikulum dan metode pendidikan yang diterapkan. Begitu pula ketika mondok di Pondok Pesantren Darul Hikam Mojokerto.

kehidupan santri darul hikam mojokerto

Sejak awal, pendiri pondok ini sengaja memilih nama Darul Hikam. Sesuai dengan maknanya, diharapkan pesantren ini menjadi “Rumah Pelbagai Kebijaksanaan”. Para santrinya pun dididik diajarkan dengan berbagai hikmah dan kebijaksanaan sehingga dapat menelurkan generasi yang ahlul hikmah dan mampu menjawab tuntutan zaman. Oleh sebab itu kehidupan santri dituntut penuh dengan hikmah.

Kehidupan Santri di Darul Hikam Mojokerto

Darul Hikam juga menjadi tempat tafaqquh fid din, tempat beribadah, tempat bermujahadah, tempat berkhidmat, tempat berjuang dan tempat berjihad dari sejak dirintis sampai selama-lamanya. Ini telah dituangkan dan dijamin dalam akta Yayasan Qurratuna el-Mazaya el-Islamy (QMI)

Pondok bukan milik santri, kyai atau golongan tertentu. Tidak ada istilah mengeruk keuntungan dari pondok ini. Pondok adalah wakaf dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan umat Islam. Karena landasan itulah, semua yang tinggal di dalam pondok ini wajib menjaga dan memelihara keutuhan pondok mereka.

Asas keikhlasan dijunjung tinggi. Para santri yang khidmat (mengabdi) tidak mengharapkan bayaran sepeserpun. SPP yang dibayar oleh santri, digunakan dan dikembalikan semaksimal mungkin untuk kebutuhan santri. Dimulai dari biaya makan sebulan, operasional dan kegiatan santri. Serta sedikit untuk memberi biyarah (gaji) guru dan staf yang selama ini ditanggung yayasan.

Ditanya dari golongan mana Pondok Darul Hikam Mojokerto ini? Perlu diketahui, Pondok Pesantren Darul Hikam tidak berada di bawah naungan organisasi keagamaan atau politik apapun. Hal ini terlihat dari kehidupan santri di dalamnya. Darul Hikam adalah pondok pesantren bagi seluruh umat Islam. Guru dan santrinya berasal dari berbagai kalangan, dan bahkan didatangkan dari luar negeri—Singapura dan Filipina.

kehidupan santri darul hikam mojokerto

Kemandirian Darul Hikam Mojokerto

Dengan sikap independensi dan kemandirian Darul Hikam itu, Pondok Darul Hikam Mojokerto tidak bersedia menerima segala macam tawaran bantuan dalam bentuk apapun dari pihak mana pun, termasuk dari pemerintah, yang sekiranya disertai dengan pamrih tertentu. Sebaliknya, dengan lapang dada, Darul Hikam menerima bantuan, hanya atas dasar lillahi ta’ala demi li i’laai kalimatillah hiyal ‘ulyah.

Walakhir, alangkah baiknya bagi calon wali santri dan santri bila memahami nilai dan prinsip Darul Hikam terlebih dahulu. Sehingga, para calon wali santri dan santri sekali bisa benar-benar legawa dengan kelebihan dan kekurangan yang ada. Sekaligus bersama-sama memperjuangkan dakwah Islam dan melahirkan generasi yang berkualitas yang kelak mewarnai bangsa dan negara ini. Karena kehidupan santri sudah terwarnai dengan penuh hikmah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *