Pesantren Maskumambang | Jaga Ketat Santriwati

Pesantren MaskumambangPesantren Maskumambang adalah salah satu pesantren tertua yang ada di Gresik. Maskumambang sendiri bukanlah nama tempat. Sejarahnya lebih kepada nama langgam lagu Jawa yang konon memiliki identitas trenyuh. Dengan kata lain biasanya dinyanyikan ketika keadaan sedang prihatin.

Berdirinya pesantren Maskumambang tahun 1859. Bisa dilihat di website resminya. Redaksi sekolahpesantren.id berkesempatan untuk berbicara dengan pimpinan pesantren, KH. Fatih. Kami diajak keliling di pesantren Maskumambang.

Pesantren dengan santri 1.400 orang ini menurut kami memiliki identitas pendidikan khas Jawa Timur. Pagi sekolah, sedangkan sore masuk di pesantren dengan model diniyah. Adapun untuk santri sebanyak itu hanya 13 persennya saja yang tinggal di pesantren. Artinya mayoritas masih penduduk sekitar.

Dari segi lembaga pendidikan cukup beragam. Ada SD, kemudian MTS dan MA. Kurikulum formalnya merujuk ke Depag. Namun yang istimewa bagi kami adalah pendidikan di sekolah menengah kejuruan, SMK. Pesantren ini memiliki banyak jurusan.

Pesantren Maskumambang dengan jumlah guru sekitar 1.500 ini memiliki SMK dengan jurusan, komputer, perkapalan, mesin, multimedia. Akreditasinya A. Sayangnya komplek pendidikan yang ada di pesantren di Sambogunung, Dukun, ini terpisah-pisah. Tidak satu komplek.

Identitas Pesantren Maskumambang

Dari hasil wawancara kami dengan KH. Fatih, sekolahpesantren.id melihat ada hal yang sangat dijaga ketat, yaitu santriwatinya. Santriwati di sini semua memakai jilbab lebar. Tidak boleh memakai jilbab yang biasa. Menjaga martabat santriwati.

Bahkan ketika kami berkeliling, kyai berkacamata ini menyampaikan, “Kalau tidak ada tamu, saya tidak boleh jalan-jalan di sini. Ini memang khusus santriwati”.

KH. Fatih MaskumambangHal lain yang sangat dijaga adalah yang berkunjung harus muhrim. Jika di pesantren lain hanya menunjukkan keterangan, kalau di pesantren ini harus dibuktikan dengan kartu keluarga. Jika ternyata bukan muhrim tidak diperbolehkan.

Bahkan untuk adik ipar atau kakak ipar tidak boleh menemui. Wah, sekolahpesantren.id belum banyak menemukan hal demikian. Artinya penjagaan cukup ketat sekali.

Adapun untuk fasilitas sudah cukup memadai. Meskipun tidak seistimewa boarding school. Artinya standard pondok pesantren, satu kamar untuk sekian orang. Ada tanah lapang untuk olah raga. Kelas pun lebih banyak kelas kecil, 25-30 orang.

Di Gresik, pesantren Maskumambang bisa menjadi pilihan. Terletak di pinggir jalan, Anda akan menemukan gedung besar sekolah. Sedangkan pesantrennya sedikit masuk ke dalam. Untuk formulir pendaftaran Rp. 200.000. Informasi lengkap bisa dikunjungi websitenya di link ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *