Sistem Seleksi SMA Al Hikmah Boarding School Batu

Orangtua diminta berdiskusi dengan siswa

Salah satu ciri khas SMA Al Hikmah Boarding School ialah pihak sekolah tidak sekadar memberikan materi sesuai kurikulum yang ditetapkan pemerintah pusat. Melainkan dihadirkan pendekatan untuk memberikan pelayanan kepada anak sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya. Di Al Hikmah, konsep pembelajaran mandiri ini lebih dikenal dengan ‘Self Directed Learning (SDL).

Dalam prosesnya, para siswa dituntut untuk secara mandiri mengasah kemampuan akademis dan non akademis sesuai apa yang ditargetkannya. Untuk itulah, pihak sekolah akan melakukan pemotretan berdasarkan potensi dan minat tiap anak. Dimulai dari kapan? Sejak pertama kali mendaftar tepatnya, pada tahapan seleksi masuk.

Rangkaian Seleksi Al Hikmah Boarding School Batu

Dengan lingkungan belajar yang representatif dan kompetitif ini, Al HIkmah mengadakan sejumlah rangkaian seleksi. Dengan begitu, diharapkan para siswa yang terpilih nantinya memang sanggup – baik secara mental maupun fisik – untuk mengikuti proses belajar selama di sana.

Adapun rangkaian seleksi yang dilakukan dimulai dengan tes akaedmik. Melalui tes ini, para calon siswa akan dilihat kemampuan akademiknya sejauh mana. Tes ini mencakup pengetahuan umum (seperti bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika, IPA dan IPS) dan juga kemampuan membaca dan menghafal Al-Quran.

Selanjutnya, SMA Al Hikmah juga melakukan tes fisik. Bukan tanpa sebab, sistem pembelajaran yang dilakukan di sekolah ini adalah sistem pendidikan 24 jam. Dari bangun hingga tidur lagi, setiap siswa akan menjalani kegiatan yang padat. Sehingga fisik yang sehat merupakan salah satu syarat untuk menjadi peserta didik di sekolah ini. Tes fisik ini akan dilakukan melalui cek kesehatan ditambah uji ketahan fisik.

Tak hanya akademik dan fisik, tes psikologi juga menjadi salah satu materi yang diujikan. Tes ini sengaja diikutikan guna memetakan potensi kecerdasan, kepribadian, bakat dan minat calon peserta didik. Dengan begitu, bisa dilihat pula apa saja faktor yang menyebabkan mereka terganggu dalam proses belajarnya.

Tahapan Tes Seleksi Yang Unik

Ada salah satu tahapan tes yang menarik lainnya. Dalam tes kali ini, tidak hanya calon siswa yang diujikan melainkan juga orang tuanya. Adalah tes wawancara terpisah antara calon wali murid dan muridnya. Salah satu kendala yang tidak dapat dinafikan dalam pendidikan boarding school adalah ketidaksiapan anak untuk tinggal jauh dari rumahnya. Tapi tidak hanya itu saja, ternyata dari berbagai pengalaman yang ditemui, seringkali orang tua pun belum siap berpisah jauh dari sang buah hati.

Kondisi inilah yang berusaha diselesaikan sedini mungkin melalui tes wawancara. Orang tua pun diingatkan agar ikhlas dengan segala apapun yang terjadi dengan anaknya selama di pondok. Seperti pemberian sanksi kedisiplinan yang wajar jika anak yang bersangkutan melanggar peraturan dan lain sebagainya. Di samping itu, pihak sekolah pun juga mengumpulkan data tentang bagaimana riwayat pendidikan sang anak. Dimulai dari pola pengasuhannya, motivasi dimasukkanya di Al Hikmah dan lain sebagainya.

Diharapkan dengan adanya sistem seleksi ini, pihak sekolah memiliki catatan yang komprehensif dari tiap anak yang diterima kelak. Barulah kemudian, data ini disesuaikan dengan kurikulum pembelajaran mandiri atau Self Directed Learning (SDL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *