Profil Pesantren Al Khair Ponorogo

profil pesantren al Khair ponorogoPesantren Al Khair Ponorogo merupakan pondok pesantren yang terletak di desa Jimbe kecamatan Jenangan. Atau kalau Anda tahu telaga Ngebel, maka pesantren ini terletak di jalan menuju ke telaga yang terkenal tersebut.

Jika dari terminal Ponorogo, pesantren ini sekitar 10 – 15 menit. Cukup dekat, aksesnya cukup mudah. Oleh sebab itu pesantren ini menjadi salah satu destinasi pendidikan siswa Ponorogo dan sekitarnya

Profil Pesantren Al Khair Ponorogo

Awalnya pasangan suami istri KH. Bambang Sudarsono dan Hj. Zulfa Khairiyah, merasa prihatin dengan akses pendidikan yang sulit bagi siswa-siswa di Ponorogo dan sekitarnya, Pacitan, Trenggalek, dll. Warga pelosok tidak banyak yang bisa merasakan pendidikan.

Apa yang dilakukan sepasang suami istri ini begitu hebat, mereka mengetuk pintu warga, dari satu pintu ke pintu yang lainnya. Tujuannya untuk mengajak anak bersekolah dengan gratis. Akan mereka didik. Ketika sudah ada beberapa anak, diajak menggunakan mobil ke rumah di Desa Jimbe Kecamatan Jenangan Ponorogo.

Itulah awal mula profil pesantren Al Khair Ponorogo. Mereka menjemput siswa sehingga namanya disebut dengan Al Khair yang berarti kebaikan. Ingin mengantarkan generasi bangsa Indonesia menjadi lebih baik.

Oleh sebab itu pesantren Al Khair tidak berafiliasi ke mana pun. Tidak ke ormas, atau bahkan ke politik. Latar belakang inilah menjadikan pesantren memiliki cita-cita yang luhur dan fokus pada aspek pendidikan santri.

Terlebih pendiri pondok pesantren dulunya abdi negara di staf kedutaan besar Republik Indonesia di Pakistan selama puluhan tahun. Mereka merasa selepas pengabdian pada bangsa, harus lebih aktif dalam dunia pendidikan langsung kepada masyarakat.

Bambang Sudarsono sebagai alumni pesantren Gontor merasa salah satu jalan untuk melanjutkan pengabdian pada bangsa Indonesia adalah mendirikan pondok pesantren di desanya bersama sang istri.

Kurikulum dan Pendidikan di Pesantren Al Khair

Pondok pesantren Al Khair memiliki jenjang pendidikan tergolong lengkap, dari TK, hingga Madrasah Tsanawiyah. Namun demikian untuk pondok pesantren hanya jenjang Tsanawiyah dan Aliyah. Oleh sebab itu pendidikan di pesantren sekitar enam tahun.

Kurikulumnya secara resmi mengikuti kemenag, sehingga berbasis madrasah tsanawiyah dan Aliyah. Oleh sebab itu secara pendidikan umum masih cukup baik karena memiliki basis pendidikan formal.

Namun demikian, pendidikan formal tersebut diformulasikan dengan kurikulum pesantren Gontor, atau orang mengenalnya dengan kurikulum KMI. Di sinilah pendidikan keagamaannya berjalan secara modern.

Santri Putra di Pesantren Al Khair Ponorogo

Yang dipelajari adalah ilmu alat, Bahasa Arab yang dipelajari berbasis pendidikan untuk membaca kitab-kitab. Fiqh juga diajarkan ushul fiqh. Hadist juga belajar ilmu mustalahul hadist. Oleh sebab itu pendidikan formal dan pesantren dicampur sehingga menjadi jauh lebih baik.

Maka kalau di Gontor pendidikan hanya enam jam, dari pukul tujuh hingga pukul tiga belas, dan di Aliyah juga hanya enam jam, tapi di pesantren Al Khair, semua diambil intisarinya, sehingga menjadi satu kurikulum berdurasi tujuh setengah jam. Pendidikan di pesantren ini menyeluruh antara aspek formil dan pesantren.

Kelebihan Pesantren Al Khair Ponorogo

Kami akan mereview profil pesantren Al Khair Ponorogo dalam semua aspek yang kami lihat, terutama kelebihannya. Pertama adalah pendidikan di pesantren Al Khair sangat intensif, karena pembinaannya langsung oleh pendiri pesantren Al Khair yang memiliki cita-cita luhur. Biasanya, generasi pertama yang langsung diasuh oleh kyai adalah salah satu generasi terbaik.

Kedua, pesantren ini memiliki santri yang masih belum begitu banyak, masih berkisar di seratusan, sehingga lingkungannya cukup bagus untuk mengkondisikan banyak hal. Bahkan untuk pesantren putri tempatnya seperti rumah. Sehingga menjadikan lingkungan berbahasa Inggris kental tidak susah.

Ketiga, profil pesantren Al Khair Ponorogo memiliki kelebihan dalam aspek Al Quran. Ada kegiatan rutin tahfidz Al Quran. Sehingga setiap santri paling minimal harus menghafal dalam setahun dua juz. Bisa lebih. Sehingga menjadikan santri memiliki bekal hafalan yang bagus untuk masa depan.

Kegiatan membaca Quran pun tidak hanya dilepaskan santri membaca begitu saja. Tapi santri terus didampingi dalam program tahsin Al Quran dengan metode UMMI. Sehingga bacaan Al Quran santri sesuai dengan kaidah tajwid.

Keempat, pesantren Al Khair Ponorogo memiliki basis Bahasa Inggris yang bagus. Apalagi di era millennial seperti sekarang Bahasa Inggris menjadi menu wajib. Hal ini karena pimpinan pesantren dulunya adalah staf kedutaan di Pakistan, mengetahui betapa pentingnya Bahasa Internasional, maka santri diwajibkan memiliki kemampuan Bahasa inggris yang langsung dibina oleh pimpinan pesantren.

Terlebih suami istri tersebut memandang, santri harus bermindset internasional. Harus melanglang buana ke luar negeri, baik menempuh pendidikan lanjutan, atau khusus berdakwah. Maka ketika dakwah harus lebih luas, Bahasa Inggris menjadi kewajiban untuk ditingkatkan. Coba ke santri putri, Anda akan dengar setiap santri berbahas inggris dengan baik.

Kelima, ekstra kurikuler yang ada memiliki sifat sebagai life skill. Ekstra yang ada di pesantren ini cukup unik. Ada desain grafis, juga multimedia, seperti pembuatan video untuk youtube. Dua ekstra ini merupakan kebutuhan di masa depan. Tidak lupa ektra yang lain untuk life skill seperti peternakan dan perkebunan.

Di sekitar pesantren disediakan perkebunan kecil untuk latihan para santri. Sedangkan peternakannya di perikanan. Ada beberapa kolam yang disediakan untuk santri, ikan seperti lele menjadi sarana untuk latihan.

Life skill di Pesantren Al Khair Ponorogo

Keenam, pendidikan kedisiplinan dan kemandirian yang tinggi. Setiap santri karena ditempa dengan jadwal yang padat, maka akan melatih kemandirian dan disiplin. Inilah mengapa santri pesantren Al Khair kini menyebar di banyak negara, tempat, dan profesi.

Profil Alumni Pesantren Al Khair Ponorogo

Jika ingin melihat kualitas pesantren, maka kita harus melihat alumni dari pesantren tersebut. Pesantren Sidogiri dikenal karena banyak alumninya yang menjadi pimpinan pondok pesantren, sedangkan Gontor banyak dikenal karena banyak memiliki kedudukan penting. Pesantren Al Khair pun demikian, punya identitas sendiri.

Karena warna pendidikan yang sudah dijelaskan. Banyak siswa Pesantren Al Khair Ponorogo yang kini menyebar di seluruh penjuru dunia. Seperti Itali (Eropa), juga Cina, dan Pakistan. Masing-masing adalah alumni tahun 2013, 2015, 2016. Tergolong alumni baru.

Mereka tidak hanya sekadar menempuh jalur pendidikan di negara-negara besar tersebut, tapi juga mereka bekerja. Modal kedisiplinan dan Bahasa menjadikan mereka mampu beradaptasi dan mudah untuk menjalin komunikasi. Oleh sebab itu santri pesantren Al Khair Ponorogo pada akhirnya sesuai cita-cita dari pendiri agar menyebar ke banyak tempat di dunia.

Kekurangan Pesantren Al Khair Ponorogo

Tentu tidak ada gading yang tak retak, tidak mungkin semunya sempurna. Pesantren Al Khair Ponorogo juga memiliki kekurangan. Pertama, kekurangan yang paling terlihat adalah tempat. Pesantren ini jika diserbu pendaftar 100 orang saja, sudah harus memiliki bangunan baru.

Kedua, untuk wilayah Ponorogo, pesantren ini tidak banyak dikenal. Mungkin karena masih baru. Padahal dalam sudut pandang kami sangat pantas untuk bersaing dengan pesantren lainnya, bahkan bisa dikatakan cukup bagus.

Biaya Pendidikan Pesantren Al Khair Ponorogo

Untuk biaya pendidikan pesantren Al Khair Ponorogo antara putra dan putri memiliki perbedaan. Untuk putra, biayanya sebesar Rp3.500.000, sedangkan untuk putri sebesar Rp4.200.000.

Perbedaannya terletak pada banyaknya baju dan juga peralatan untuk santri putri. Seperti jilbab, seragam, dan lain sebagainya.

Biaya ini jauh lebih murah dari pesantren Wali Songo Ngabar yang berkisar Rp6.600.000-an. Juga lebih murah dari pesantren Gontor di angka Rp6.700.000. Oleh sebab itu dari sisi sistem pendidikan dengan biaya yang dikeluarkan, pesantren Al Khair Ponorogo bisa dijadikan pertimbangan untuk pendidikan siswa.

Informasi dan Pendaftaran

Jika ingin bertanya tentang informasi pesantren, bisa komunikasi melalui WhatsApp atau telefon. Anda tanyakan apa saja terkait informasi pesantren, Insya Allah akan dijawab dengan ramah oleh ustadz Nawwab Syarif di nomor 0852-3660-6306

 

2 Replies to “Profil Pesantren Al Khair Ponorogo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *